Hasil Ciptaanku
online

Image Hosting | Video Hosting | Myspace Games
_Dia_


Image hosted by Photobucket.com

Siti Rohani Bte Rasid
Going 18
07Aug1988
Alexandra Hospital
Singaporean
Female
Single
Islam/Malay
Sallim Mattar Mosque & Al-Bustan
Mentor/Volunteer of Yayasan Mendaki
Teck Whye Primary
Unity Secondary School
Republic Poly
Yahoo!: wanita_kerohanian@yahoo.com.sg
MSN & Friendster: ct_dangerous@hotmail.com

Lelamanku
My Journey (2003-2004)
:ll Suratan Hidupku ll: (2004)

Ingin memberi pendapat?
   

<< November 2009 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30

Image hosting by Photobucket

Assalamualaikum kepada para pembaca! Lelaman ini dikhaskan untuk karya puisi dan cerpen yang diminati dan dikarang oleh saya. Jika anda mahu mencetak atau meminjam idea, tolong meminta keizinan daripada saya dulu ye. Ampun maaf jika karya saya telah terguris hati anda secara tidak sengaja. Terlebih dahulu, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua yang sudi untuk melawat laman web saya ini. Segala sokongan anda itu amat saya hargai. Anda boleh hubungi saya di alamat email wanita_kerohanian@yahoo.com.sg. Wassalam..

Image hosting by Photobucket

If you want to be updated on this weblog Enter your email here:



rss feed



Tuesday, July 18, 2006
Kaulah Bondaku..

Photobucket - Video and Image Hosting

Kasihmu sesejuk embun
Mendinginkan hatiku
Tiada menepi, tiada terbagi
Kau curahkan cinta kudus
Seharum semerbak mewangi..

Tetap tersenyum
Walaupun dugaan melanda
Sehebat ribut
Kau tetap bersabar
Bagaimanakah harusku cari pengganti
Sedangkan kau lah penglipur lara
Setiap titik keringatmu
Umpama mutiara
Sungguh bernilai
Tak dapat dijual beli
Dengan tanganmu, selembut sutera
Kau menghiasi baitun bak taman syurga
Ibarat lilin
Kau korbankan dirimu
Mencahayakan jalanku, membimbing diriku
Senantiasa disampingku, menemaniku
Dalam perjuangan yang jitu
Tiada cinta yang sejati
Kecuali kasih sayang yang telah kau curahkan
Kaulah bondaku..
 
 
Siti Rohani bte Rasid
18.07.06
*baitun (bahasa arab) iaitu rumah

Posted at 08:20 by spiritualgal
Komentar  

Saturday, July 15, 2006
Rentapan kasih

Direntap kasih jiwa ini
Sinar mata menusuk hati
Tak terlepas dek sanubari
Tak kan terungkai ikatan sejati
Namun....
Kesempurnaan masih bertatih
Gelombang jiwa musykil angkara
Rasukan mata adat dunia
Menerabas rakus di ruang minda
Resah gundah mencalar rencana
Dan...
Terus ku tatap bayang rindu

Ku gagahi setiap gelagat
Ku pohon doa kurniaan iradat
Ku tetapkan hati larangan kudrat
Kasihmu ku paut ku peluk erat
Kini...
Resah menghilang rindu mendatang
Persada cinta seteguh dunia
Resapan rindu usapan bayu
Kasih membara sinaran mutiara
Ku yakini dirimu bernafas cintaku...
Ku rela...

Cinta..tiada akhirnya

 

PS: Puisi ini bukan milik saya. Saya terjumpa tulisan ini dalam sebuah buku cerita.


Posted at 20:30 by spiritualgal
Komentar  

Tuesday, July 11, 2006
Di mana letaknya kejayaan..?

Sampai bila kita akan berhenti

Tidak letih menunding jari

Kesalahan sendiri ditutupi

Siapa salah? Siapa benar?

(Mencari kesilapan dari orang lain, tetapi tidak pada diri sendiri)

 

Persoalan diaju bertubi-tubi

Jarang memikirkan jalan penyelesaian

Apa guna menyoal pada tak reti menjawab?

Bukankah itu masalah membebankan?

(Pandai membangkit-bangkitkan masalah, tetapi tidak memikirkan jalan tuk menyelesaikannya)

 

Pandai mencabar menggunakan lidah

Tetapi sampah pun tak ada

Hanya pandai meludah-ludah

Hidung setinggi mana pun, tak ada orang ambil kisah

 (bercakap besar)

 

Yang dimuntah hanyalah omong kosong

Mana janji? Mana bukti?

Sudah riak yang belum dicapai

Andai gagal, mana yang sorok muka ni?

(membangga-banggakan sesuatu yang belum terbina)

 

Bukan soal menang atau kalah

Bukan soal hebat atau lemah

Proses menuju kejayaan itu yang harus diutamakan

Bukan pula hasil atau pendapatan.

(Kejayaan terletak bagaimana kita merintangi kesusahan, bukan pada hasilnya)

 

 

Bukalah pekong di dada

Terima orang kita dengan hati rela

Yang terlihat bukan segala-galanya

Mungkin ada bakat terpendam di jiwa

(Janganlah menilai seseorang itu dari sebelah mata saja)

 

Hasil dari:

Siti Rohani bte Rasid


**Frasa dalam kurungan itu adalah makna disebalik setiap rangkap.

 

 

                 


Posted at 09:32 by spiritualgal
Komentar  

Thursday, June 29, 2006
Jika masa dapat diputarbalikkan

 

 

 

Jika masa dapat diputarbalikkan

Ingin saja ku pekakkan telinga

Luahanmu hanya sebatas kata

Ungkapan itu tiada makna

Semuanya hancur musnah….

 

Jika cinta itu hanya membazirkan masa

Sesungguhnya kau dan aku

Akan saling membenci dan mengkhianati

Tetapi, sedarkah engkau kerana cinta

Dalam diam kita menunggu

 

Usah dipersoalkan tentang kelayakkanmu diposisiku

Sudah tentunya kau tahu

Aku ingin menjadi teman hidupmu

Tetapi kau yang menahanku daripada terus bermimpi

 

Bukan cinta yang tergendala

Tetapi kau yang menyingkirkannya

Seandainya jodoh menjenguk di jendela sekali lagi

Adakah kau bisa menerimaku sepenuh hati?

 

Mungkin saja aku membelai kasih seorang diri

Bagaikan rembulan tanpa ditemani bintang-bintang

Dan aku diibaratkan merpati yang mengibar-ngibar sayap

Di udara hampa..

 

Bukannya aku mengutip simpati

Mahupun meminta belas kasih

Tetapi, cubalah kau memahami

Cintaku yang tercalar tiba-tiba bagaikan mimpi ngeri

 

Tidak terlintas tuk melontar benci padamu

Bagiku, kau tetap bermakna

Tercatat peristiwa

Si saat pertama hati digelora cinta

Dan pada akhirnya, ditusuk duri hiba

 

Jika kata-kataku tidak sampai ke bulan

Aku berharap ia sampai ke hatimu

Meskipun penantianku masih bernama angan

Tetapku tadahkan tangan

"Ya Allah, Ya Tuhanku..

Jika dia bukan jodohku, jauhilah dia dari kehidupanku. Andainya kau takdirkan dia sebagai teman akhir hayat, kau temukanlah kami pada masa yang tepat dan sesuai…"


Apa yang kau lihat pada zahirnya bukanlah apa yang terpendam dalam batinku...

- Siti Rohani bte Rasid


Posted at 08:14 by spiritualgal
Komentar  

Friday, June 23, 2006
Puspa hati...

Puspa hati mendekati

Saat ku rasa kegembiraan semakin lenyap

Apakah gerangan dia selama ini

Pada perasaaan yang lahir dalam senyap

 

Hanya senyuman sepuas kata

Yang mampuku hadiahkan padanya

Kerana aku lah pecundang sejati

Ketakutkan mengambil risiko masihku rasai

 

Debar hati menuntut tanya

Adakah dia arjuna yang tercipta

Untuk diriku yang selama ini buta

Yang dicari sebenarnya didepan mata

 

Aku tidak pasti apa rencana Ilahi

Jawaban antara kekasih atau sahabat

      Hanya mengikuti landasan yang harusku jalani

Namun, setiap detik bersamamu kan kusemat

Untukmu..puspa hati..


"Persahabatan kadangkala akan berakhir dengan percintaan. Tetapi percintaan tidak pernah berakhir dengan persahabatan..."
-Mutiara Kata


Posted at 01:05 by spiritualgal
Komentar  

Thursday, June 15, 2006
Nota Berhikmah

 

Kerinduan yang tertahan dalam hati

Bisikan yang bergolak dalam diri

Perasaan yang menjerat naluri

Nada bicara kalbu tergetar, sukar tuk difahami

 

Bohonglah jika ku kata telah melupakanmu

Biarlah aku menyerah diri dan mengaku

Bahawa rasa indah padamu tetap bergelora

Cuma aku tidak ingin menyebutkannya

 

Izinkan aku bercerita pada alam

Barangkali bintang dapat memahami bicaraku yang mendalam

Dan kutanya pada bulan

Pernahkah ia mengalaminya bersama bidadari khayalan?

 

Jalan yang terbaik, biarlah kau ku jauhi

Biarlah aku kehilangan khazanah cintamu

Apapun jua, aku tidak akan miskin apa-apa

Kerana Allah telah mempertemukan kita

Dan memisahkan kita dengan satu nota berhikmah

 

Foto dicetak dari: sanx

Editor:Siti Rohani bte Rasid

Penulis: Siti Rohani bte Rasid


"Katakanlah bahawa kau tak mencintai dia, bertambah keras kau menjerit mengatakan: "Aku tak mencintai dia", bertambah tegaslah bahawa kau memang mencintai dia.."

- Eskam


Posted at 02:34 by spiritualgal
Komentar  

Wednesday, June 14, 2006
Kau diantara cinta dan benci

Bukannya senang apa yang kau sangkakan

Tinggalkan seseorang yang dikasihi

Bukan juga sukar apa yang kau fikirkan

Kerana ia kita mempunyai pilihan tersendiri

 

Ada cinta bergedup di hati

Ada benci membara dalam diam

Dimana letaknya kau dalam perasaanku ini?

Mungkin kau diantara cinta dan benci

 

Mengapa harusku menunggu

Sedangkan kau tetap membisu

Mengapa kau harus bersedih

Bukankah ini yang jalanmu?

 

Jangan terpedaya oleh senyumanku

Tujuannya hanya tuk menyelimuti hiba

Mana gambar-gambarmu yang kulihat tersenyum dulu?

Apakah kau merasakan apa yang ku rasa…

 


Posted at 01:45 by spiritualgal
Komentar  

Sunday, June 11, 2006
Angkaramu..

Lidahmu melahirkan kata-kata dusta
Penipu, pembohong, pembelot itulah sinonimmu
Pernahku kau terfikir perasaan dia
Hancur luluh bahasa hati tidak bernama

Kononnya kau datang membawa gumpalan awan
Niat yang dikatakan kudus, kau hulurkan tangan
Lalu kau bawa dia ke awangan
Yang sebenarnya, hadirmu hanya menghancurkan impian

Umpama mengenggam air
Lestari merpati hitam bersayap satu
Apakah kau buta, tidak melihat darah yang mengalir?
Perut yang bernyawa, kau pandang hina?

Inilah angkaramu, inilah kejahilanmu
Sungguh kau tidak ku anggap sebagai manusia
Tidak berhati perut, senang saja kau berpaling arah
Pernah ku berharap kau ditempatkan dalam keadaannya

Kini kau boleh ketawa di dunia
Kemudian kelak kau menjerit di neraka
Bila janim tidak berdosa bertanya
Jawablah engkau, siapa bapanya…

Penulis: Siti Rohani bte Rasid
Gambar dicetak:
Entrancing - Arpita


Posted at 06:42 by spiritualgal
Komentar  

Wednesday, June 07, 2006
Aku dan bayangku

Aku dan bayangku…

Ku lihat diriku di depan kaca

Lalu pertanyaan membisik-bisik ke telinga

Bila ku mencekup sekuat-kuatnya dengan tangan

Bisikkan pun melayang meresapi ke jiwa yang paling dalam

 

Pergilah jauh-jauh dariku, bayangan

Mengapa kau mengekoriku dari belakang?

Lesaplah kau dari pandangan

Jangan saksi diriku yang lemah sekarang

 

Usahlah menemaniku dalam kesedihan

Raihlah bersamaku hanya bila tibanya kemenangan

Cukuplah aku sendiri memikul segala beban

Kerana aku malu denganmu, bayang

 

Dan kau ada kerana adanya rohku

Kau hilang bila rohku melayang ke udara

Kau lenyap dalam tidurku

Bila ku terbangun, kau selalu ada

 


Posted at 06:58 by spiritualgal
Komentar  

Sunday, June 04, 2006
Manusia berperang di hati

 

Ku lihat manusia berperang di hati

Tak lupus dari perasaan bernama Benci

Dan ku dengar tangisan nyaring memecah ke telinga

Sebelum dihembus nafas terakhirnya

 

Letupan ngeri yang jadi 'lagu' dunia

Senjata menembak kata-kata leta

Tertusuk dihati manusia, pedih ternyata

Namun, si peluru bersenjata tertawa gembira

 

Tidak cukup dirampas segala harta

Ingin melihat mereka merana

Meragut nyawa tak berdosa perlahan-lahan

Dan kebahagiaan itu mati di tangan manusia

 

Mimpi mereka telah diracun

Tidak berani tinggal di dunia fatamorgana

Setiap kali mereka terbangun

Setiap kalilah mereka melihat Benci berperang lagi

 

 

040606

Dari kaca hati:

Siti Rohani bte Rasid

 

"Aku melihat Cinta dan Benci bermain di hati manusia" - Kahlil Gibran

 


Posted at 04:29 by spiritualgal
Komentar  

Previous Page Next Page